Lilin batu adalah bahan yang larut dalam air. Ini akan menghasilkan lapisan pelindung di permukaan setelah dipoles dengan lilin. Batu yang dipoles dengan waxing dapat membuat batu menjadi lebih cerah.
Dengan cara ini, tidak hanya dapat meningkatkan kecerahan batu tetapi juga dapat melindungi batu dengan baik. Poles dengan Waxing untuk batu adalah salah satu metode yang paling umum digunakan untuk merawat lantai batu di hotel.
Sekarang, saya akan memperkenalkan kepada Anda 3 tips tentang detail stone waxing.
Beberapa pengalaman
Namun, seperti yang dikatakan oleh beberapa ahli bahwa memoles batu dengan waxing terkadang tidak bisa dilakukan. Lilin adalah penutup kedap udara, dan air serta kelembapan tidak dapat menembus bagian dalam batu setelah dipoles dengannya, yang dapat mencegah polusi sampai batas tertentu, namun kelembapan di dalam batu tidak dapat dikeluarkan karena pengaruh penyegelan. lilin.
Seiring berjalannya waktu, uap air yang terkumpul di dalamnya akan mengubah tekstur batu; Selain itu, lilin akan mempengaruhi warna batu, merusak permukaan batu dan memperpendek umur batu.
- langkah 1. Bersihkan dan keringkan batu
- langkah 2.Gunakan spons untuk menutupi batu dengan lilin
- langkah 3. Keringkan lilin, sekitar 1 jam kemudian
- langkah 4. Poles batu dengan sarung tangan atau kain pel
Tip 1: Pemilihan batu dan pengaturan waktu perawatan yang wajar
Kami menemukan bahwa beberapa batu menguning dalam waktu lama. Faktanya, selain ciri-ciri batu itu sendiri, beberapa warna kekuningan ini disebabkan oleh penggunaan lilin batu yang tidak wajar.
Saat ini banyak sekali jenis stone wax yang dijual di pasaran, dan konsumen sulit dalam memilih wax yang cocok, sehingga terkadang stone wax yang dipilih tidak memenuhi syarat dan malah memperburuk keadaan. Oleh karena itu, untuk menghindari penggunaan stone wax yang tidak tepat, banyak orang yang menyarankan untuk tidak menggunakan stone wax untuk perawatan.
Namun banyak orang yang menganggap hal itu perlu karena dapat membuat batu menjadi lebih cerah setelah dipoles dengan waxing, dan juga dapat meminimalkan abrasi pada batu. Namun untuk hotel, gang, dan koridor tempat tersebut tetap harus memperhatikan pemilihan batu lilin dan jadwal perawatannya.
Tip 2: Tentang analisis kimia
Lilin batu harus digunakan secara wajar dan ilmiah jika mengandung zat asam dan basa. Seperti kita ketahui bahwa beberapa batu akan terkorosi oleh bahan asam dan basa.
Dan beberapa lilin batu berbahan dasar air mengandung zat asam dan alkali yang akan merusak keutuhan batu pada permukaan bahkan struktur bagian dalam batu. Oleh karena itu, kami menyarankan untuk tidak menggunakan lilin asam basa tersebut untuk batu.
Dan saat ini sudah ada kertas uji lilin batu untuk menguji apakah lilin batu tersebut mempunyai kandungan asam dan basa. Kita bisa mengujinya dan memilih yang cocok untuk waxing.
Tip 3: Beli lilin yang tepat
Terkadang batu mungkin terkontaminasi dan ternoda karena tidak menggunakan lilin batu dengan benar. Seperti kita ketahui bersama bahwa terdapat lubang-lubang kecil alami pada batu tersebut, dan akan mudah tercemar jika diberi lilin.
Oleh karena itu, sebaiknya jangan membeli lilin batu yang mengandung pigmen, atau kita bisa membuat sealer kedap air untuk batu tersebut terlebih dahulu, untuk menghindari polusi.



Tinggalkan Komentar A